Portal Mahasiswa
News Update
Loading...
[Intip Jurusan][recentbylabel]

Friday, April 19, 2019

10 Prospek Kerja Ilmu Komunikasi yang Paling Menjanjikan


Halo teman-teman portalmahasiswa.id, apakah dari kalian ada yang ingin masuk perguruan tinggi jurusan ilmu komunikasi?

Nah, sebelum itu ada baiknya kamu cari tau dulu, prospek atau peluang kerja apa aja sih yang cocok untuk lulusan ilmu komunikasi.


Berikut telah kami rangkum beberapa prospek kerjanya :

1. Presenter

Hingga saat ini, profesi ini masih banyak diminati oleh para pencari kerja, terutama lulusan ilmu komunikasi.

Dengan berbekal ilmu broadcasting yang kamu dapatkan saat kuliah, kamu sudah setahap lebih unggul untuk menjadi presenter.

2. Public Relation

Profesi public relations ini tentu akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Dengan menjadi public relations kamu akan bertemu banyak orang-orang menarik yang mungkin tidak kamu sangka-sangka.

Tugasmu disini adalah untuk bisa memberikan value perusahaan kepada target pasar.

3. Business Analyst

Biasanya pekerjaan sebagai business analyst lebih ditujukan untuk beberapa lulusan IT, tapi bisa juga kok lulusan ilmu komunikasi bekerja sebagai business analyst.

Business analyst bertugas untuk melakukan riset pasar, mengukur efektivitas produk, mengumpulkan informasi business problem dari klien dan menganalisanya.

Pekerjaan ini bertujuan untuk membuat sebuah produk agar bisa terjual kepada pasar yang tepat.

4. Layanan Konsumen/Customer Service

Sudah tidak dipungkiri lagi, pekerjaan sebagai layanan konsumen atau customer service adalah pekerjaan yang cocok untuk kamu lulusan ilmu komunikasi.

Seseorang yang menggeluti pekerjaan ini haruslah memiliki tingkat kesabaran yang tinggi. Ini karena setiap harinya harus menghadapi keluhan-keluhan dari para pelanggan.

5. Marketing

Sebagai seorang marketing kamu bertugas memasarkan hasil produksi suatu perusahaan ke calon konsumen melalui berbagai cara.

Sebagai marketing kamu harus bisa ramah dengan calon konsumen agar mereka mau membeli produkmu. Kemampuan komunikasi yang kamu pelajari saat kuliah akan dapat membantu di profesi yang satu ini.

6. Jurnalis

Buat kamu lulusan ilmu komunikasi, pasti memiliki kemampuan lebih dalam bidang jurnalistik, terutama yang mengambil peminatan ini.

Sehingga sangat mungkin kamu menjadi seorang wartawan atau jurnalis.

Dikutip dari gajimu.com ada empat perusahaan media di Indonesia yang memberikan gaji layak diatas standar gaji minimum jurnalis. Mereka adalah Kompas, Bisnis Indonesia (Rp.5.000.000), Jakarta Post (Rp. 5.500.000) dan Jakarta Globe (Rp. 5.500.000).

7. Penulis

Keahlian dalam merangkai kata mungkin sudah tidak akan diragukan lagi kalau kamu adalah mahasiswa lulusan ilmu komunikasi.

Kamu bisa mencoba profesi penulis ini dan mencoba bekerja di situs berita online seperti kompas, detik atau idntimes.

8. Photographer atau Cameraman

Menjadi seorang cameraman di stasiun televesi bisa jadi pilihan profesi yang tepat jika kamu mengambil peminatan broadcasting saat kuliah di jurusan ilmu komunikasi ini.

Atau mungkin saja kamu bisa menjadi seorang photographer. Kamu bisa bekerja sebagai photographer freelance ataupun photographer suatu kantor berita.

9. Penyiar Radio

Menjadi seorang penyiar radio, tentunya kamu harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Tidak sembarang orang bisa bekerja menjadi penyiar radio.

Dan buat kamu yang bercita-cita menjadi penyiar radio sepertinya jurusan ilmu komunikasi bisa menjadi pilihan yang tepat.

10. Event Organizer

Sebagai seorang Event Organizer atau EO, pekerjaanmu bertanggungjawab dalam sebuah acara, dari persiapan hingga laporan akhir.

Seorang klien akan menyerahkan acara/event kepada mereka yang profesional di bidangnya dan tentunya hasilnya harus bisa bagus.

Jika ingin menjadi EO, cobalah selama dikuliah untuk sering ikut dalam organisasi dan perbanyaklah portofoliomu dengan mengurus event-event tertentu.

Itulah beberapa peluang dan prospek kerja jurusan ilmu komunikasi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk teman-teman yang ingin mengetahui prospek kerja lulusan ilmu komunikasi. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Monday, January 28, 2019

Review Jurusan Teknik Perkapalan Universitas Indonesia (Sangga)

Pada kesempatan kali ini, portalmahasiswa.id berkesempatan untuk mewawancari salah satu mahasiswa angkatan 2016 jurusan Teknik Perkapalan Universitas Indonesia, yaitu kak Sangga.

Untuk kamu yang ingin masuk jurusan Teknik Perkapalan Universitas Indonesia, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu seperti apa sih Teknik Perkapalan di Pergurutan Tinggi Universitas Indonesia.

Yuk, langsung simak dibawah ini.


Kakak lolos melalui jalur apa?

Jalur SNMPTN

Apa aja sih kak yang dipelajari di jurusan Teknik Perkapalan UI?

Dijurusan teknik perkapalan yang dipelajari ya pastinya mempelajari tentang kapal.

Disini kita mempelajari cara bikin kapal dari nol sampe kapal itu diluncurkan.

Ga cuman itu sih, kita juga diajarin manajemen, ekonomi teknik juga.

Kalo dibandingin jurusan teknik lainnya, teknik perkapalan mempelajari semua jurusan teknik hehe..

Disini kita dapet matkul material yang belajarnya kayak teknik metalurgi atau kimia, kita juga belajar konstruksi kayak sipil dan arsitektur, kelistrikan kita dapet juga kayak elektro, mesin juga kita pelajari kayak teknik mesin.

Tapi semua itu ga terlalu mendalam sih.

Untuk mata kuliah semester 1 standar sih, seperti kalkulus, fisika mekanika, bahasa inggris, dan MPKT A&B juga ada. MPKT tuh belajar pola pikir kita untuk memecahkan masalah sekitar dan diskusi yang baik.

Prospek kerja kedepannya bagaimana kak?

Untuk prospek kerja banyak...

Bisa kerja langsung di galangan kapal, atau jadi design engineering, surveyor, kerja di asuransi kapal, diperindustrian.

Di Bea Cukai dan pertambangan juga bisa. Dapet info dari senior juga seperti itu, dan masih banyak lagi.

Kalau mau masuk teknik perkapalan harus ada syarat IPA atau IPS ga kak?

Setau saya sih ga ada syarat kayak gitu, tapi mungkin kalo di jalur masuk ada syarat syarat tertentu.

Suka duka / susah senengnya di jurusan Teknik Perkapalan apa aja kak?

Sukanya sih karena saya suka design jadi masih seneng lah bikin bikin atau ngebangun kapal, ntah itu untuk lomba atau lainnya.

Duka atau susahnya sih karena banyak yang harus dipelajari jadi yaa agak susah buat ngedalamin ilmu itu semua.

Dan tugasnya juga banyak hehe

Ada tips untuk masuk UI ataupun jurusan Teknik Perkapalan?

Tips masuk UI selain nilai siapin juga mentalnya, apalagi kalo masuk teknik.

Mental belajar, dan mental lainnya. Kalo pelajaran yang harus di kuasai ya pastinya matematika, fisika, kimia.

Selama saya belajar di teknik perkapalan pelajarannya ga jauh dari 3 itu, ya kalo ditambah lagi bisa gambar.. Soalnya ada mata kuliah gambar teknik.

Yaa intinya jangan gampang menyerah, rajin, siap fisik dan mental.

Gimana? sudah terbayang kan mengenai jurusan Teknik Perkapalan Universitas Indonesia?

Jika kamu punya pertanyaan lain yang ingin ditanyakan, kamu bisa komen dibawah artikel ini. Terimakasih.


Tentang Narasumber : Sangga Mujahid Bodro Suhendar

Mahasiswa angkatan 2016 jurusan S1 Teknik Perkapalan, Universitas Indonesia. Hobi main game, futsal, desain dan gambar.

Line: s.m.19.05
Instagram: sangga_mbs

Prestasi kuliah:
1. Juara 1 Best Design Waterbike, Marine icon ITS Surabaya 2018
2. Ketua Tim KKCTBN Electric 2018
3. Anggota Tim Hydros UI 2019

Tuesday, January 15, 2019

Review Jurusan Sistem Informasi Telkom University (Helmi)

Pada kesempatan kali ini, portalmahasiswa.id berkesempatan untuk mewawancari salah satu mahasiswa semester 6 angkatan 2016 jurusan Sistem Informasi Telkom University, yaitu kak Helmi.

Bagi yang ingin masuk jurusan Sistem Informasi Telkom University, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu bagaimana sih jurusan Sistem Informasi di Tel-U.


Kakak lolos lewat jalur apa?

Saya lewat JPA (Jalur Prestasi Akademik), jadi pake rapot aja ga test sama sekali.

Apa aja sih kak yang dipelajari di Sistem Informasi?

Banyak... Umumnya belajar manajemen bisnis dan koding.

Disini belajarnya lebih seperti gabungan pelajaran informatika dan teknik industri, tapi karena Sistem Informasi di telkom tuh dibawah naungan fakultas rekayasa industri jadi belajarnya lebih condong ke industrinya.

Di semester 1 sih rata-rata, cuman mata kuliah umum dan pengenalan ke jurusan sistem informasinya. Contoh Kalkulus, Literasi TIK, Pengantar Sistem Informasi, Sistem Enterprise dll.

Ngodingnya banyak kak?

Kayaknya ngodingnya lebih dikit dibanding Informatika, tapi bisa dibilang banyak juga hahaha.

Beberapa matakuliah yang harus ngoding antara lain Algoritma Pemograman (semester 2), Struktur Data (semester 3), Sistem Basis Data (semester 4), Pemngembangan Aplikasi Web (semester 5).

Untuk prospek kerja Sistem Informasi bagaimana ya kak?

Biasanya jadi System Analyst, Business Analyst, Web Developer dan Pengusaha(Entrepreneur).

Tapi kalo liat dari beberapa kating (kakak tingkat) banyak yang lebih sering bikin usaha sendiri sih. Semisal buka cafe sama bikin-bikin software, contohnya kayak software rental mobil dll.

Intinya, jurusan ini paling sering dicari oleh perusahaan lebih ke System Analyst dan Business Analystnya.

Oh iya, kalau nanti lulus gelar yang di dapat adalah S.Kom.

Ada praktikumnya kak?

Ada lah..

Ada 5 lab praktikum yang bakal kamu hadapi :

1. Dasar Pemograman (DASPRO),
2. Enterprise Application Development (EAD),
3. Sistem Operasi dan Jaringan Komputer (SISJAR),
4. Business Process Analysis&Design (BPAD) dan,
5. Enterprise Resource Planning (ERP)

Nanti penjurusannya ada apa aja kak?

1. Enterprise System Development
2. Enterprise Data Management
3. Technopreneurship
4. ERP Specialist
5. Information System Management
6. Enterprise Architecture
7. Enterprise Infrastructure.

Suka duka kakak selama di Sistem Informasi Tel-U?

Sukanya... Jadi tau bagaimana pemanfaatan teknologi dibidang bisnis ataupun dibidang industri.

Dukanya... Praktikum rada nyebelin, soalnya nyita waktu dan banyak tugas.

Intinya kalau mau masuk jurusan ini jangan males belajar, soalnya kalau udah ketinggalan materi susah ngejarnya.

Sudah terbayang kan mengenai jurusan Sistem Informasi Telkom University?

Jika kamu ada pertanyaan lain yang mungkin belum terjawab, kamu bisa komen dibawah artikel ini kok. Terimakasih.


Tentang Narasumber : Helmi Farras Haidar

Mahasiswa semester 6 angkatan 2016 jurusan Sistem Informasi Telkom University.

Instagram : helmi_x

Thursday, January 10, 2019

Review Jurusan Informatika Telkom University (Galih)


Halo! Perkenalkan nama saya Galih Yudhasena.

Saya adalah salah satu penulis di website portalmahasiswa.id, dan sampai saat artikel ini diterbitkan saya sedang menjalani masa studi saya di S1 Informatika Telkom University.

Sebenarnya disini saya hanya ingin berbagi pengalaman sebagai mahasiswa Informatika Telkom.

(dahulu jurusan ini namanya Teknik Informatika, tetapi sekarang berubah menjadi Informatika saja)


Ok, tanpa basa-basi lagi, langsung saja simak gimana sih rasanya kuliah di jurusan Informatika Telkom University (saya buat dalam bentuk FAQ) :

Apa aja sih kak mata kuliah yang dipelajari di jurusan Informatika Telkom University?
Kalau di tingkat 1 (semester 1 dan 2) mata kuliah yang diberikan cukup umum.

Seperti bahasa inggris, pkn, kalkulus, fisika dasar, pengantar teknik informatika, dasar algoritma pemograman dll. Intinya masih ada sangkut pautnya dengan beberapa pelajaran saat di SMA.

Oh iya, nanti disetiap semester terutama di matakuliah pemograman hingga semester 5 akan ada yang namanya praktikum.

Tapi jangan anggap praktikum itu belajar di lab ya.

Lebih tepatnya, praktikum disini adalah waktu dimana kamu dites ngoding mengenai pemahaman kamu selama belajar matakuliah pemograman.

Bahasa pemograman yang dipelajari apa saja kak?
Banyak sih, sepertinya hampir semua bahasa pemograman dipelajari deh. Yang sampai saat ini (semester 5) sudah saya pelajari ada :
  • Pascal di Dasar Algoritma Pemograman,
  • C++ di Struktur Data,
  • PHP dan JavaScript di Pemograman Web,
  • Java di Pemograman Berbasis Objek,
  • Python di Artificial Intelligence
Bagaimana kalau saya tidak memiliki skill pemograman?
Tenang, saya juga saat diawal masuk jurusan Informatika Telkom tidak memiliki basic pemograman sama sekali.

Nanti kamu akan mempelajarinya di matakuliah Dasar Algoritma Pemograman (DAP). Oh, iya matakuliah ini menjadi kunci kamu untuk bisa lanjut ke semester berikutnya.

Kalau kamu tidak bisa memahami dasar pemograman di matakuliah DAP ini, kamu akan kesulitan untuk mengikuti matakuliah pemograman selanjutnya yang lebih advance, seperti Struktur Data, Pemograman Berbasis Objek dll.

SKSnya berapa banyak kak?
Biasanya stabil di angka 18–20 sks default persetiap semesternya.

Kak kuliah di jurusan Infomatika Telkom University banyak tugas?
Iya, BANNYYAAKKK….

Saya serius

Ada yang namanya tubes (Tugas Besar) di beberapa mata kuliah dan semakin tinggi tingkatnya semakin berat bobot tubes yang diberikan.

Belum lagi tugas pendahuluan praktikum, tiap minggunya akan ada tugas yang harus dikerjakan sebelum praktikum dimulai.

Jadi kalau kamu ga suka ngerjain tugas atau mau kuliah santai lebih baik jangan ambil jurusan ini deh.

Lulusannya nanti jadi apa?
Sejauh yang saya tahu, beberapa kakak tingkat saya yang sudah lulus rata-rata menjadi Web Developer, Android Developer, UI/UX Designer, Software Engineer (Frontend, Backend, Fullstack) dan masih banyak lagi. Bahkan ada beberapa yang menjadi founder startup lokal juga kok.

Prospek kerja ke depannya bagaimana kak?
Jurusan Informatika prospek kerjanya sangat cerah…

untuk kamu yang memang niat belajar di kuliah hehehe.

Bahkan sebelum lulus pun kamu bisa saja sudah menjadi freelance, part-time, bahkan kerja.

Banyak kok lulusan dari Informatik Telkom yang menjadi karyawan atau bahkan manajer di startup-startup digital seperti Bukalapak, Tokopedia, Traveloka dll.

Selain itu, banyak juga mahasiswa Informatika yang merintis startup digitalnya saat kuliah.

Contoh beberapa startup digital dibidang chatbot LINE yang terkenal di Telkom University ada Dikampus, Tel-U Bot dan Koseeker.

Tapi tetap saja kalau kamu males-malesan selama dikuliah peluang seperti ini ga mungkin datang ke kamu.

Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kuliah di jurusan Informatika Telkom kak?
Hmmm mungkin laptop yang baterainya ga bocor dan bisa dibawa kemana-mana. Iya ini laptop bakal jadi soulmate kamu selama kuliah di Informatika Telkom.

Oh iya kalau bisa skill matematikanya dikuatin ya…

Ini berguna buat kamu agar bisa survive mata kuliah Kalkulus dan Probabilitas Statistika. Ini salah satu matakuliah yang cukup berat kalau matematika kamu ga kuat hehehe.

Kalau kamu udah masuk ke jurusan Informatika Telkom, kalau bisa sih jangan males ngoding, ikut UKM atau Laboratorium yang berfaedah dan bergaul dengan mahasiswa yang rajin dan suka ngoding (siapa tau kecipratan ilmunya ntar hahaha).

Gimana? Sudah terbayang kan mengenai jurusan Informatika Telkom University?

Jika kamu ada pertanyaan lain yang mungkin belum terjawab, kamu bisa kok komen dibawah artikel ini. Terimakasih.


Tentang Narasumber : Galih Yudhasena

Mahasiswa angkatan 2016 jurusan S1 Informatika Telkom University, Bandung. Hobi ngeblog dan desain grafis.

Instagram : @galihtrenggala

Prestasi kuliah:
1. The Winner of LINE Creativate 2018 - Chatbot Competition (Student Category)
2. 2nd Runner Up of LINE Creativate 2018 - Chatbot Competition (Productivity Category)
3. 10th place at Kongregate March 2018 Game Contest
4. 11th place at Kongregate July 2017 Game Contest 

Monday, January 7, 2019

Universitas Swasta Terbaik Ini Setara Dengan PTN, Ada Kampusmu?

Terkadang Perguruan Tinggi Swasta hanya dilihat sebelah mata, alasannya sih karena kalah pamor dengan Perguruan Tinggi Negeri.

Padahal kalau kamu tahu, banyak lho Universitas Swasta yang kualitasnya bisa setara atau bahkan lebih dari Universitas Negeri.

Mau tahu apa aja Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Indonesia?

Yuk simak artikel berikut ini.


Sebelumnya 10 Universitas Swasta terbaik versi portalmahasiswa.id ini kami tentukan berdasarkan situs rangking universitas terpercaya dari 4icu.org.

1. Universitas Telkom

Universitas Telkom menjadi perguruan tinggi pertama di daftar ini.

Sebenarnya dahulu nama kampus ini lebih dikenal dengan STT Telkom, dan pada 2013 telah berubah menjadi Universitas Telkom/Telkom University.

Kampus ini terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat tepatnya di Jalan Telekomunikasi - Terusan Buahbatu.

5 jurusan unggulan yang ada di Universitas ini antara lain Manajemen Bisnis Telekomunikasi Informatika (MBTI), Teknik Elektro, Teknik Telekomunikasi, Teknik Industri dan Teknik Informatika.

2. Universitas Muhammadiyah Surakarta

Universitas Muhammadiyah Surakarta merupakan satu dari 164 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan satu di antara 1.890 Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia.

UMS ini terletak di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo.

Berada di bawah naungan yayasan Muhammadiyah, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memiliki reputasi sebagai “perguruan tinggi yang unggul di bidang seni dan IPTEK serta mencetak lulusan yang berlandaskan pada nilai-nilai Islam”.

Universitas ini dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di kota Surakarta.

3. Universitas Islam Indonesia

Universitas Islam Indonesia atau biasa disingkat UII adalah perguruan tinggi swasta paling tua di Indonesia. Universitas ini terletak di Kabupaten Sleman, Daerah  Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Untuk Fakultas yang dimiliki oleh Universitas Islam Indonesia antara lain Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Agama Islam, Fakultas Kedokteran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya, Fakultas Teknologi Industri, dan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.

4. Universitas Gunadarma

Didirikan pada 7 Agustus 1981 Universitas Gunadarma atau biasa disebut Gunadarma terletak di Jl. Margonda Raya No.427, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

Beberapa jurusan atau fakultas terfavorit di Universitas Gunadarma ini diantaranya Fakultas Teknologi Informasi, Teknologi Industri, Fakultas Sastra, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik  Sipil dan Perencanaan, Fakultas Psikologi dll.

5. Universitas Narotama

Walaupun universitas ini jarang di kenal oleh masyarakat luas, universitas ini merupakan universitas unggulan yang masuk nominasi 5 besar universitas swasta terbaik se-Jawa Timur.

Universitas Narotama atau UNNAR adalah perguruan tinggi swasta di Surabaya, Indonesia yang didirikan pada 8 Februari 1981.

Lokasinya ada di Jl. Arif Rahman Hakim No.51, Klampis Ngasem, Sukolilo, Kota SBY, Jawa Timur.

Fakultas yang tersedia antara lain Ekonomi dan Bisnis, Hukum, Teknik Sipil, Ilmu Komputer, Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

6. Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan adalah sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, Indonesia.Di dirikan pada tanggal 18 November 1960. Universitas Ahmad Dahlan mengembangkan bidang keahlian atau program studi-program studi dalam bidang teknologi maupun bidang sosial dan humaniora.

Kampusnya terletak di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hingga kini tercatat terdapat lebih dari 10 fakultas untuk sarjana dan pascasarjana yang ada pada universitas tersebut. Beberapa diantaranya fakultas Psikologi, Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah, Ekonomi, Hukum, Seni Budaya Kesenian dan masih banyak lagi.

7. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta didirikan pada tanggal 1 Maret 1981 dan terletak di Jl. Brawijaya, Geblagan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Beberapa fakultas yang dapat kamu pilih di kampus ini antara lain Fakultas Agama Islam, Hukum, Kedokteran, Kesehatan, Pertanian dll.

8. Universitas Bina Nusantara

Universitas Bina Nusantara didirikan pada tanggal 8 Agustus 1996, dimana universitas ini mampu berkembang menjadi salah satu universitas swasta yang terkenal di Indonesia.

Jurusan Teknologi Informasinya sangat unggul, dengan ditunjang berbagai peralatan canggih serta relasi dengan berbagai universitas luar negeri.

Lulusannya pun sangat luar biasa seperti William Tanuwijaya founder Tokopedia, Andrew Darwis founder Kaskus dan tentunya beberapa artis terkenal juga seperti Raisa, Awkarin, Tina Toon dan masih banyak lagi.

9. Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas ini didirikan pada tahun 1964.

Dalam perkembangannya Universitas Muhammadiyah Malang mampu menjadi salah satu kampus swasta terbaik yang ada di Indonesia dengan berbagai macam prestasinya bersama Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Yogyakarta.

Fakultas yang bisa kamu pilih di universitas ini diantaranya Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dll.

Selain menanamkan pembinaan di bidang akademis, Universitas Muhammadiyah Malang juga memiliki misi untuk mencetak lulusan yang memiliki budi pekerti dan nilai-nilai keislaman.

10. Universitas Pasundan

Universitas Pasundan atau dikenal dengan Unpas adalah universitas swasta yang terletak di Bandung, Indonesia. Universitas ini telah ada sejak 14 November 1960.

Mahasiswa Unpas bukan saja berasal dari 33 Provinsi yang ada di Indonesia, tetapi juga dari mahasiswa asing negara-negara sahabat seperti Thailand, Turki, Malaysia, Singapura, Republik Somalia, Korea Selatan, Timor Leste, Polandia, Hongaria dan Afrika Selatan. Sampai saat ini Universitas Pasundan memiliki 6 Fakultas, 26 Program Studi S1, 5 Program Studi Pascasarjana dan 2 Program Doktor.

Beberapa program studi yang bisa kamu pilih antara lain Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Ekonomi, Akuntansi, Manajemen, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Administrasi Bisnis dll.

Sumber : 4icu.org

Thursday, October 11, 2018

12 Cara Menemukan Nama Startup Ideal untuk Jangka Panjang

Menemukan nama startup ideal itu susah-susah gampang, apalagi jika ingin namanya cocok untuk waktu yang lama.

Pepatah ‘apalah arti sebuah nama’ jelas tidak berlaku saat kamu ingin membangun bisnis startup.

Nama justru memainkan peranan penting yang berdampak langsung pada kesuksesan bisnis kamu nantinya.


Nama startup juga memudahkan kamu saat berurusan dengan aspek legal, pemasaran, dan tentu saja branding.

Pada awalnya, mencari-cari nama yang tepat untuk bakal calon bisnis kamu terdengar mengasyikkan.

Kamu bakal lebih rajin browsing internet, baca berbagai buku, sampai melototin kamus demi mendapatkan nama yang unik.

Namun, proses ini bisa berlangsung lama.

Terlalu banyak referensi, kewalahan memilah nama, sampai pusing menerima saran orang lain. Salah-salah, kamu malah tidak jadi membuka usaha.

Lalu gimana dong?

Cara Menemukan Nama Startup Ideal    
      
Menemukan nama yang pas untuk bisnis startup memang tidaklah mudah.

Namun, bukan berarti sulit dilakukan.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah rumuskan dulu apa produk atau jasa yang hendak kamu jual.

Tentukan juga siapa target produk/jasa tersebut.

Ini akan memudahkan kamu dalam membayangkan berbagai alternatif nama.

Jika sudah, yuk simak 12 cara menemukan nama startup ideal untuk jangka panjang berikut ini.
Baca Juga : Rekomendasi Usaha Sampingan Buat Kamu yang Super Sibuk
1. Pilih mana: nama deskriptif atau orisinal?

Kamu punya dua alternatif pola saat mulai mencari nama.

Pertama, cari nama yang deskriptif dan menjelaskan bisnismu.

Ini jelas lebih mudah, tetapi kalau tidak hati-hati bisa terkesan kurang menjual.

Kedua, buat sebuah kata baru yang terdengar unik tapi punya efek kuat.

Sedikit lebih menantang memang, tetapi nama itu bakal menonjol di antara bisnis serupa.

Contohnya, Google.

2. Nama mudah dieja atau diucapkan

Terkait nomor satu, pastikan nama pilihan kamu mudah dieja atau diucapkan.

Mudah pula dituliskan dalam berbagai berkas legal nantinya.

Kamu tentu nggak mau calon pelanggan kebingungan bagaimana mengucapkan merek tersebut.

Kuncinya, coba menjaga kesederhanaan dari bakal calon nama startup tersebut.

3. Jangan gunakan nama yang ‘membatasi’ bisnismu

Kamu nggak pernah tahu ke mana bisnis startup akan berkembang.

Makanya, jangan pula memilih nama yang terlalu spesifik.

Sebagai contoh, bayangkan jika pendiri “Puyo” memilih nama “Silky Pudding” sebagai nama mereknya.

Tentu mereka akan kesulitan mengembangkan varian produk lain, karena dibatasi oleh mereknya sendiri.

4. Lakukan riset kecil-kecilan


Manfaatkan ponsel pintar dan Google untuk cari tahu apakah bakal nama startup pilihan kamu sudah ada yang memakai atau belum.

Biasanya sih, kamu akan lebih sering menemukan nama yang mirip atau sama persis.

Maka itu, kamu harus pintar-pintar dan jeli mencari faktor pembeda dari nama tersebut.

5. Utak-atik beberapa nama pilihan

Meski kamu tahu ada beberapa bisnis bernama mirip, kamu masih punya kesempatan mengutak-atik nama tersebut agar tetap berbeda.

Caranya, buka Bust-A-Name.

Situs ini sebetulnya lebih pas digunakan menentukan domain website.

Namun, tetap bisa membantu kamu dalam menemukan nama yang unik.

Kamu bisa menghemat waktu dalam merumuskan nama-nama terbaik untuk startup-mu lho.

Cukup masukkan beberapa keyword atau nama yang sudah kamu pikirkan sebelumnya.

Otomatis situs akan memberikan beberapa kombinasi nama situs atau akun yang masih tersedia di internet.

6. Kerucutkan menjadi lima nama jagoan

Dari daftar nama yang ditawarkan situs tadi, kamu tinggal memilih lima nama yang paling keren sesuai versimu.

Ikuti saja feeling kamu!

7. Terdengar bagus saat diucapkan


Sebelum kamu membagikan daftar nama bisnis pilihanmu pada keluarga dan teman, cek kembali satu per satu.

Ucapkan dengan lantang setiap nama yang ada pada daftar.

Jika terdengar bagus dan mudah diucapkan, maka nama tersebut tetap bisa berada dalam daftar pendek nama jagoan bisnis kamu.

8. Nama tersebut harus tersedia untuk dipakai

Kelima nama jagoan kamu itu harus available untuk dipakai lho.

Makanya, itulah manfaat menggunakan situs seperti Bust-A-Name.

Kamu tidak perlu bolak-balik mengecek di Google apakah nama itu masih tersedia atau tidak.

9. Kisah menarik di balik nama tersebut

Pastikan juga nih, setiap nama jagoan yang hendak kamu usung itu punya kisah menarik.

Ini membantu kamu menjelaskan pada orang lain saat ditanya mengapa kamu memilih nama tersebut.

Kisah yang sederhana tetapi menggugah justru bisa jadi nilai tambah produk/jasa kamu nantinya.

10. Minta saran dari orang terdekat

Ini saatnya meminta saran dari keluarga dan teman soal nama pilihan kamu tadi.

 Jangan ragu untuk menerima dan mempertimbangkan masukan yang mereka sampaikan ya.

Ajak mereka berdiskusi juga, kira-kira mana yang paling cocok untuk startup kamu.

11. Temukan mana yang paling sempurna

Oke, ini waktunya mengambil keputusan.

Buat lagi daftar lima nama pilihan tadi.

Sertakan juga berbagai masukan dari keluarga dan teman soal nama-nama tersebut. Jejerkan kelima nama tersebut secara berdampingan.

Tulis juga plus minus masing-masing nama jika perlu.

Sulit memutuskan sekarang?

Tenang, take your time.

Karena kamu ingin nama startup ideal untuk jangka panjang, kamu juga perlu waktu untuk memutuskannya.

Resapi setiap bakal nama pilihan tadi sambil membayangkan bagaimana bisnis kamu berjalan.

Lalu, kurangi sedikit demi sedikit pilihan nama itu.

Dari lima menjadi tiga, dari tiga menjadi dua, dari dua menjadi satu!

12. Kamu harus happy dengan nama itu!


Saat pemilihan nama dari dua menjadi satu, sekali lagi, pakai feeling kamu.

Rasakan apa yang muncul dalam diri kamu saat mendengar nama tersebut.

Ucapkan lagi sekeras-kerasnya nama tersebut berulang kali.

Karena ini bisnis milikmu, hal paling utama adalah kamu harus happy dengan pilihan nama itu.

Jadi, kamu bisa menggunakan nama itu dengan penuh kebanggaan!

Demikian 12 cara menemukan nama startup ideal untuk jangka panjang.

Hal terpenting adalah lakukan setiap tahapan tersebut dengan perlahan tapi pasti.

Jika perlu, tetapkan deadline kapan kamu harus memutuskan nama tersebut.

Ini bisnis kamu, maka kamulah yang berhak menentukan mana nama yang terbaik.

Selamat berproses!

Wednesday, September 12, 2018

Rekomendasi Usaha Sampingan Buat Kamu yang Super Sibuk

Ingin punya penghasilan tambahan? Coba cek rekomendasi usaha sampingan buat kamu yang super sibuk berikut ini.

Zaman sekarang orang bilang cari kerja itu susah.

Makanya, kalau sudah punya pekerjaan tetap harus dinikmati dan dijalani dengan penuh syukur.


Bagaimana dengan kamu yang masih sekolah atau kuliah?

Tentu harus pintar-pintar mengelola jatah bulanan dari orang tua.

Bersyukurlah andai orang tua masih bisa menanggung biaya pendidikan kamu. Fokusmu tinggal mengelola keuangan pribadi dengan baik.

Namun, kebutuhan memang selalu bertambah. Terlebih jika kamu tinggal di kota besar. Rasanya semua hal membutuhkan uang.

Dengan kondisi tabungan pas-pasan, hidup irit memang jadi pilihan.

Padahal, kamu pasti juga ingin bisa hang out bareng teman-teman, atau jalan-jalan ke tempat baru.

Jika kamu berada dalam kondisi demikian, kira-kira apa yang akan kamu lakukan?

Salah satu cara tepat untuk menambah isi tabungan kamu adalah dengan membuka usaha sampingan.

Bukan, bukan berarti kamu harus mengabaikan sekolah atau kuliah.

Namanya saja sampingan, maka kamu bisa melakukan ini sembari menyelesaikan aktivitas harian.

Kamu tetap bisa berfokus pada kegiatan utama, ya sebagai pelajar atau mahasiswa.

Pada waktu senggang, kamu bisa menjalani juga bisnis sampingan sesuai minat.

Peluang untuk membuka bisnis sampingan itu terbuka lebar.

Kehadiran media sosial dan marketplace menjadi penyebab utamanya.

Sekarang pilihannya ada di kamu, mau ikut mengambil kesempatan itu atau duduk diam saja jadi penonton?

Rekomendasi Usaha Sampingan

Oke, kamu boleh punya banyak alasan kenapa nggak mau memulai bisnis sampingan ini.

Mulai dari jadwal harian yang padat, mobilitas tinggi, atau mungkin hanya malas mencoba.

Alasan demikian nyatanya hanya menjauhkan kamu dari impian punya penghasilan tambahan.

Lebih baik, simpan dulu alasan-alasan itu.

Sekarang coba cek daftar rekomendasi usaha sampingan buat kamu yang super sibuk berikut ini.

1. Jual foto hasil jepretan kamu



Tahu situs penyedia beragam foto seperti ShutterStock dan Istockphoto?

Ternyata, situs tersebut memungkinkan kamu menjual foto hasil jepretan dengan komisi tertentu.

Ini cocok banget untuk kamu yang hobi fotografi.

Modalnya hanya kamera digital.

Kalau kamera smartphone milikmu sudah canggih, tinggal atur agar foto yang dihasilkan berkualitas tinggi.

Kumpulkan koleksi foto keren punyamu.

Usahakan foto tersebut punya cerita atau karakter tertentu. Lalu daftarkan dirimu di situs tadi dan upload foto jepretanmu.

Komisi akan mengalir ke akun PayPal kamu jika ada pengunjung yang membeli foto tersebut.

Bocoran aja nih, komisi di Istockphoto mencapai 15% per foto, sementara ShutterStock 20 – 30% per foto.

Lumayan kan?

Jadi, jangan sia-siakan hasil bidikan kamera kamu. Jual saja secara online di situs tersebut.

2. Jadi social media influencer

Siapa sih yang nggak main Instagram hari gini?

Kamu dan teman-temanmu pasti juga hobi banget main Instagram.

Suka penasaran dong kenapa ada temanmu yang dengan mudah endorse berbagai produk di feed media sosial miliknya.

Ternyata itu ada triknya lho.

Endorse produk di media sosial berawal dari jumlah follower yang banyak.

Follower banyak bisa terjadi karena ada konten kreatif yang sering dibagikan oleh seseorang.

Beragam tema bisa kamu usung, mulai dari traveling, review tempat makan, resep masakan, game, beauty and fashion, sampai tempat hang out kekinian.

Selama kamu aktif dan konsisten mengembangkan konten tersebut, semakin banyak pula jumlah follower yang mengikuti akunmu.

Follower banyak menjadi nilai jual bagi kamu untuk mengajukan kerjasama dengan berbagai produsen yang terkait konten tersebut.

Kamu pun bisa mempromosikan produk mereka di Instagram pribadimu dengan tarif tertentu.

Kalau nama kamu sudah cukup terkenal, malah produsen yang menghampirimu untuk minta di-endorse.

Seru juga ya?

3. Tulis isi pikiranmu lewat blog


Buat kamu yang hobi menulis, blog bisa jadi wadah tepat untuk memulai usaha sampingan.

Bermodalkan tulisan dan manajemen waktu, kamu bisa menerbitkan berbagai tulisan di blog pribadimu.

Pakai saja platform blog gratis seperti Blogspot dan Wordpress.

Lalu, tulislah berbagai artikel menarik dan informatif tentang apa yang kamu sukai.

Misalnya, kamu suka make up.

Buat review berbagai produk make up, diselingi tutorial cara memakainya.

Suka die cast?

Jejali pembacamu informasi seputar die cast terbaru atau seri langka.

Ikuti pula komunitas menulis dan kompetisi menulis.

Ajang kompetisi ini bagus untuk mengasah kualitas tulisan kamu.

Kalau menang, hadiah yang didapat juga tidak sedikit lho.

Jika tulisan yang kamu buat sudah cukup bagus, kamu mungkin bisa membuat e-book mu sendiri dan menjualnya di blog.

Siapa tahu, bisa jadi modal beli domain blog pribadi kan?

4. Jadi guru privat

Pasti ada dong beberapa mata pelajaran yang kamu kuasai dengan baik di sekolah?

Atau keterampilan lain seperti desain grafis, programming, hingga berbahasa asing.

Guru privat dapat menjadi bisnis sampingan yang menjanjikan. Mulai saja dari teman-teman di sekolah, anak tetangga, atau anak ibu kos.

Kamu bisa datang ke rumah mereka untuk memulai les privat tersebut.

Perlu dicatat nih, sesuaikan juga tarif les privat dengan target pasar yang kamu tuju.

Jangan langsung patok harga tinggi ya...

Biaya les bisa dibayarkan per kedatangan dengan durasi maksimal 2 jam atau per bulan.

Tergantung pula bagaimana kesepakatan kamu dengan mereka.

Oya, sesuaikan juga jadwal mengajarmu dengan aktivitas rutin lainnya.

Sebisa mungkin ambil lokasi les privat di sekitar tempat kamu biasa beraktivitas.

Jadi, kamu tidak kehabisan waktu dan energi di jalan.

Kamu pun tetap bisa fokus mengajar murid-murid, sehingga hasil yang mereka capai bisa maksimal.
Baca Juga : Mau Kuliah Sambil Bekerja? Inilah 7+ Rekomendasi Kerja Part Time yang Bisa Kamu Coba
Nah, itulah 4 rekomendasi usaha sampingan buat kamu yang super sibuk.

Kabar baiknya, semua usaha ini hanya membutuhkan modal minim lho!

Selain keahlian, kamu juga membutuhkan konsistensi dan manajemen waktu. Jika kamu konsisten melakukannya, tentu akan berbuah manis.

Begitu juga soal pengelolaan waktu.

Tidak ada kegiatan yang tidak sempat dilakukan, itu hanya soal prioritas dan kemauan untuk melakukan. Setuju?

Semoga berhasil!
Notification
Jangan lupa difollow ya instagram kami @portalmahasiswa.id
Done